Rabu, 02 Mei 2012

0
TUGAS 3


TUGAS 3
Soal:
  1. Jelaskan dua perbedaan antara bahasa lisan dan bahasa tulisan!
  2. Dalam berbahasa pada umumnya seorang laki-laki lebih menguasai pokok persoalan umum daripada perempuan. Mengapa demikian?
  3. Berdasarkan sifat dan fungsinya, bahasa Indonesia sudah layak disebut sebagai bahasa baku. Berikan penalaran atas pernyataan tersebut!

Jawab:
1.      Bahasa lisan:
a)      Bahasa lisan jarang menggunakan penanda hubung karena didukung oleh konteksnya dan tidak terikat ejaan bahasa Indonesia tetapi terikat situasi pembicaraan.
b)      Bahasa lisan berisi beberapa kalimat yang tidak lengkap, bahkan sering hanya berupa urutan kata yang membentuk frasa.
c)      Dalam wacana lisan cenderung kurang terstruktur (gramatikal)
     Bahasa tulisan:
a)      Penggunaan kosa kata pada dasarnya sudah dibakukan
b)      Bahasa tulis cenderung lengkap dan panjang bahkan ada yang terdiri atas beberapa klausa.
c)      Bahasa tulis sering menggunakan penanda hubung untuk menunjukkan suatu hubungan ide.
       2.      Suatu pokok persoalan biasanya  bergantung pada luas pergaulan, pendidikan, profesi, kegemaran, dan pengalaman. Dari pernyataan diatas, dapat disimpulkan:
a)      Laki-laki lebih luas pergaulannya dari perempuan
b)      Pendidikan laki-laki mayoritas lebih tinggi dari pada perempuan, karena perempuan cenderung untuk menjadi ibu rumah tangga.
c)      Laki-laki yang mempunyai kegemaran sama, biasanya akan membentuk sebuah comunity yang akan memperluas pergaulan.
d)     Berdasarkan pengalaman, laki-laki lebih luas dalam pergerakan mencari pengalaman.
     3.      Berdasarkan sifat :
a)      Kemantapan yang dinamis
Contoh: menstabilkan                         menyetabilkan
            memprioritaskan                    memrioritaskan
b)      Kecendekiaan
Bahasa indonesia baku merupakan bahasa cendekia atau bahasa berpendidikan.
c)      Seragam
Sifat seragam maksudnya adalah semua masyarakat indonesia memakai bahasa Indonesia yang sama, sesuai kaidah-kaidah bahasa indonesia baku. Jadi, daerah satu dengan daerah yang lain sama-sama menggunakan bahasa Indonesia yang sama.



Berdasarkan fungsinya:
a)    Bahasa  Indonesia baku berfungsi pemersatu. Bahasa Indonesia baku mempersatukan atau memperhubungkan penutur bahasa itu. Bahasa Indonesia baku mempersatukan mereka menjadi satu masyarakat bahasa Indonesia baku.
b)  Bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai pemberi kekhasan. Bahasa Indonesia baku merupakan ciri khas yang membedakan dengan bahasa-bahasa lainnya. Bahasa Indonesia baku memperkuat kepribadian nasional masyarakat bahasa Indonesia baku.
c)  Bahasa Indonesia baku berfungsi pembawa kewibawaan. Bahasa Indonesia baku akan membawa serta wibawa. Fungsi pembawa wibawa berkaitan dengan usaha mencapai kesederajatan dengan peradaban lain.
d)     Bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai kerangka acuan. Bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai kerangka acuan bagi pemakainya dengan adanya norma atau kaidah yang dikodifikasi secara  jelas. Norma atau kaidah bahasa Indonesia baku itu menjadi tolok ukur pemakaian bahasa Indonesia baku secara benar.

Dari penjelasan yang runtut diatas, maka bahasa Indonesia sudah layak disebut sebagai bahasa baku.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Selamat Datang Di Sini | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog